PENGETAHUAN
TRADISIONAL

Teka-Teki Ibu Kota Majapahit

Situs Trowulan yang seluas 100 km2, sekitar tiga kali luas kota Yogyakarta, disinyalir pernah menjadi pemukiman padat selama 500 tahun. 

 

Lewat pelajaran sejarah, nama Majapahit menempel dalam ingatan kita sebagai kerajaan besar di Jawa Timur pada sekitaran abad XIII – XV. Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada membawa Kerajaan Majapahit ke masa kejayaannya pada abad XIV. Jejak peradaban kerajaan besar ini ada di Situs Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. 

Pada 1815, penelitian arkeologi pertama di Trowulan dilakukan oleh W. Wardenaar atas perintah Letnan Gubernur Jenderal Kerajaan Inggris untuk Jawa, Sir Thomas Stamford Raffles. Kemudian, pada 1921—1924, pemerintah kolonial Hindia Belanda melalui tangan Henri Maclaine Pont, mengupayakan rekonstruksi sketsa ibu kota Majapahit berdasarkan Naskah Nagarakertagama. Setelah kemerdekaan Indonesia, penelitian di Trowulan dilanjutkan Dinas Purbakala dan Peninggalan Nasional yang kemudian menjadi Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. 

Penelitian arkeologi selama lebih dari 300 tahun ini mengungkap berbagai bukti penting sejarah Majapahit, seperti reruntuhan bangunan suci, permukiman, sistem pengairan, serta peninggalan lain yang biasa disebut “artefak”. Dengan luas sekitar 100 km2 – sebanding tiga kali lipat luas Kota Yogyakarta, Situs Trowulan merupakan peninggalan terbesar Kerajaan Majapahit. Pemerintah pun menetapkannya sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional pada 2013. 

Titik terang

Di antara ribuan artefak yang terungkap, sisa-sisa hunian dari abad X-XII membuat para arkeolog percaya bahwa Situs Trowulan pernah menjadi permukiman padat selama 500 tahun di sekitar abad X-XV. Dugaan ini diperkuat sumber-sumber prasasti dan naskah kuno yang ada. Situs Trowulan juga sempat dianggap sebagai ibu kota Kerajaan Majapahit. Namun, asumsi tersebut belum dapat dibuktikan karena belum ada temuan reruntuhan istana raja atau prasasti dan peninggalan megah penanda pusat kerajaan di Situs Trowulan. 

Keberadaan ibu kota Majapahit masih misteri, namun titik terang muncul pada 2019. Saat itu, dua perajin batu bata merah di Desa Kumitir, Mojokerto menemukan tumpukan batu kuno yang membentuk struktur dinding bangunan, di kecamatan yang berbeda dengan Situs Trowulan. Saat penggalian awal, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melihat adanya struktur talud atau tembok penahan. Penemuan ini menjadi titik tolak pencarian lokasi Keraton Majapahit, mengingat keterangan yang disebutkan di Naskah Nagarakertagama, “… pura (tempat tinggal raja) dikelilingi tembok batu merah, tebal, dan tinggi”. Nagarakertagama juga menyatakan bahwa Kumitir adalah lokasi istana penguasa Majapahit ketiga yang juga adik ipar Tribhuwannatunggadewi, Bhre Wengker. Sebagai keluarga kerajaan, mungkin saja Bhre Wengker tinggal di lingkungan istana, sehingga dapat pula ditafsirkan bahwa Kumitir adalah bagian ibu kota Majapahit.  

Teka-teki lokasi ibu kota Majapahit belum akan tuntas dalam waktu dekat. Sembari menunggu lapisan demi lapisan misteri terungkap, ayo kita selami jejak peradaban Kerajaan Majapahit lewat tur virtual seru yang memperlihatkan data resmi penelitian yang telah diperoleh Kemendikbudristek, dan bayangkan gempitanya metropolitan Kerajaan Majapahit, ratusan tahun lalu! 

Editor Nuria Soeharto

Sumber:

Sayoga, Budi Harjo. 23 Desember 2020. “Situs Kumitir dan Upaya Mencari Istana Majapahit”. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (daring, diakses 29 Agustus 2021)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 2013. “Trowulan”. Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya (daring, diakses 29 Agustus 2021)

Thamrin, Mahandis Yoanata. 10 Oktober 2013. “Mundardjito: Ini Bukti Trowulan Pernah Menjadi Metropolitan Majapahit”. National Geographic Indonesia (daring, diakses 29 Agustus 2021)

Foto:

Indonesiana.tv/Wakhyuningngarsih. 15 Desember 2016. “Menyusuri Jejak-Jejak Kebudayaan Hindu Di Trowulan”. Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia (daring, diakses 29 Agustus 2021)

Author:

Theresia Widiningtyas

9 Januari 2022

overlay-footer
banner-footer

SIGN UP NOW AND ACCESS OUR FEATURED CONTENT
FOR FREE!

Register Here.